Tingkatkan Ekonomi, Dewan Genjot Pemanfaatan Dana CSR
Anggota Komisi II DPRD Berau foto bersama usai pertemuan dengan bersama manajmen Bank Mandiri Tanjung Redeb
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid 19, Komisi II
DPRD Berau melihat solusi sangat tepat membantu perbaikan ekonomi masyarakat
tersebut, dengan mengenjot alokasi pemanfaatan alokasi dana CSR atau dikenal
tanggung jawab sosial masyarakat dari
semua pelaku usaha beropasi di Bumi Batiwakkal Berau. Langkah awal terobosan
itu sudah dimulakan para Wakil Rakyat Kota Sanggam itu Selasa (24/1) ,
bersilaturahmi langsung dengan jajaran manajamen Bank Mandiri Cabang Tanjung
Redeb berkantor di JL Pulau Derawan.
Sebanyak 8 orang dewan dipimpin ketua Komisi
II Andi Amir didampingi anggota Rahman, Nurung, Elita
Herlina, Darlena, Yusuf, Syamsul Maaruf dan M Yusuf mengelar dialog diruang kerja
pimpinan Mandiri.
Usai pertemuan Andi Amir kepada awak media
menjelaskan bahwa maksud dan tujuan dewan menginginkan Bank Mandiri bisa
mengalokasikan dana CSRnya agar tepat sasaran, dengan lebih mengutamakan
ekonomi masyarakat sekitar berada bank Mandiri berkantor. Seperti dapat
membantu semua rombong-rombong UMKM yang digunakan dapat diganti lebih layak
dengan mengunakan lebel mandiri.
“ Mendapat respon positif adanya apa yang
menjadi harapan kami, dan pihak mnadisi berjanji akan mengusulkan arahan dewan
itu ke Mandiri Pusat agar bisa ditindaklajuti, sebagai tindak lanjut pada bulan
Maret mendatang akan kita undang lagi melalui Rapat Dengar Pendapat
(RDP),”jelas Andi Amir.
CSR ini tambah Andi Amir mendapat perhatian
dewan, jangan sampai beroperasi di Berau tapi nyatanya alokasi dana CSRnya
dialokasi ke daerah lain. Walaupun terkait dana CSR ini bukan hal baru namun
berusaha ditertibkan lagi alokasi pemanfaatannya dilapangan. Pasalnya banyak
UMKM yang masih memerlukan dukungan bapak angkat dari semua perusahaan beroperasi
seperti dijelaskan anggota Komisi II Syamsul Maaruf dan M Yusuf, seperti
pembuatan buah perengat menjadi selai dan usaha usaha lainnya.
”Apa menjadi masukan teman-teman dewan ini
kami harapkan bisa mendapat dukungan dari semua perusahaan wajib mengeluarkan
CSR, kami harap bisa menjadi cermatan semua wajib CSR seperti sector
perkebunan, BUMD dan perbankan,”jelasnya lagi.
Terkait dana CSR mandisi sendiri dijelaskan
Andi Amir , memang belum bisa menyampaikan riil besaran dana CSR akan tetapi
terkait alokasi CSRnya sudah dilakukan pihak mandiri salah satunya teribat
dalam penanganan banjir cukup besar melanda Tumbit beberapa waktu lalu ,
termasuk terlibat dalam kegiatan bakar ikan saat hari jadi Kabupaten Berau
tahun lalu.
“Dan sesuai hasil dialog kami nanti kami
minta usulan seperti kami sampaikan diatas, agar bisa lebih tepat sasaran lagi,
pihak Bank Mandiripun menyatakan kesiapannya hanya perlu mengkoordinaskannya
lagi Mandiri Pusat,”tukasnya lagi. (sep/advetorial)